Jumat, 09 April 2010
Jika Tuhan Membawa Engkau kepada Cinta...
Bicara tentang centa dan kepedulian, saya mencoba posting tulisan ini, semoga bisa jadi renungan dan refleksi diri, agar kita tetap peduli kepada orang-orang yang kita cintai...bagaimanapun keadaan mereka...
Ce : Mengapa kamu menyukai saya?
Co : Saya tidak dapat menjelaskan alasannya. Tetapi saya sungguh menyukai engkau
Ce : Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya bagaimana kamu dapat berkata menyukai saya? Bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai saya?
Co : Saya sungguh tidak tahu alasannya, tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu.
Ce : Bukti? Tidak!Saya mau kamu menjelaskan alasannya. Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!
Co : Ok ok!!!Hmm karena kamu cantik,karena suaramu enak didengar,karena kamu penuh perhatian,karena kamu mengasihi,karena kamu bijaksana,karena senyummu,karena setiap gerakanmuSayangnya, beberapa hari kemudian, sang cewek mengalami kecelakaan dan mengalami koma.
Sang cowok kemudian menaruh surat di sisinya, dan isinya sebagai berikut:Kekasihku,Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu. Sekarang dapatkah kamu berbicara?Tidak!Oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.Karena kamu penuh perhatian dan peduli maka saya menyukaimu.Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya, oleh karena itu saya tak dapat mencintaimuKarena senyummu, karena setiap gerakanmu maka saya mencintaimuSekarang dapatkah kamu tersenyum?Dapatkah kamu bergerak?Tidak!Karena itu saya tak dapat mencintaimu..Jika cinta memerlukan alasan, seperti sekarang, maka tidak ada alasan lagi bagi saya untuk mencintai engkau lagi.
Apakah cinta memerlukan alasan?
TIDAK!
Oleh karena itu, saya masih tetap mencintaimu dan cinta tidak memerlukan alasan Ketika mencintai seseorang jangan pernah menyesal dengan apa yang pernah kamu lakukan, tetapi menyesallah terhadap apa yang tidak pernah kamu tidak lakukan.
Jika Tuhan membawa engkau kepada cinta..Dia akan memampukan engkau untuk bisa mengatasinya.
Tetap peduli dan tetap mencintai.





0 komentar:
Posting Komentar